Gunakan Browser Mozilla Firefox untuk tampilan yang lebih baik
Ancaman baru di facebook
2010-01-13 11:41:38
Lagi-lagi para penggemar Facebook harus berwaspada. Seperti kata pepatah semakin besar pohon, semakin besar angin yang menerpa, situs jejaring nomor satu dunia ini sudah pasti tidak luput untuk media penyalahgunaan bagi orang yang tidak bertanggung jawab. Kali ini malware menyerang Facebook dengan mewujudkan dirinya sebagai salah satu group di Facebook.
Sebuah group telah membuat geram hampir seluruh member di Facebook. Group yang membuat rumor bahwa untuk mengakses Facebook akan dikenakan biaya tambahan tersebut ternyata hanyalah jebakan malware. Ribuan member Facebook merasa kesal karena rumor tersebut, yang menyebutkan biaya bulanan sebesar $4.99 untuk mengakses Facebook akan dijalankan mulai Juli. User yang mengklik group tersebut akan diarahkan ke situs "protest group" yang kemudian akan mengarah ke email spam.
Walaupun begitu, sebuah pengecekan cepat dari perusahaan Snopes.com asal UK, tidak ada script di dalam situs "protest group" tersebut yang mengarah ke hal-hal negative, namun situs tersebut memiliki link ke situs pihak ketiga yang memang dicurigai membawa malware. Snopes mengingatkan user untuk tidak mengklik element tertentu yang akan membuat script di situs tersebut menguasai komputer, karena user yang melakukannya mendapati berbagai image yang didalamnya dapat meng-instal malware secara otomatis di komputer mereka.
Dengan mencari "Facebook charges July 2010" di search engine maka user akan menemukan blog palsu dengan adanya black hat SEO untuk mengelabui software scanner keamanan yang ada di search engine. Untuk itu, kini Facebook sedang memikirkan tindakan apa yang dilakukan terhadap group pembawa malware tersebut.
Dilansir dari berita.net
<< Kembali ke halaman sebelumnya
Please Sign in to comment about this article
iya benar itu,apalagi sekarang jaring sosial pada berkembang2 nya tuh,pasti pada memberikan yang terbaik kan pada pengguna,kalo seandainy abayar,semua pasti pada kabur,jadi rugi dah tuh dia